Postingan

Menampilkan postingan dengan label SEJARAH

Lambang Negara Republik Indonesia

Gambar
Lambang Negara Republik Indonesia adalah Burung Garuda Pancasila . Orang yang disebut-sebut sebagai pencipta lambang Negara Republik Indonesia ini adalah Mr.Muh Yamin . Burung Garuda diambil dari cerita – cerita yang terdapat pada relief candi-candi kerajaan jaman dahulu , yang menceritakan seekor burung yang gagah perkasa . Burung Garuda-pun dianggap sebagai lambang tenaga pembangunan yang kuat . Burung Garuda Pancasila mempunyai bulu-bulu : Berjumlah 17 helai pada sayap-sayapnya (melambangkan tanggal 17) Berjumlah 8 helai pada ekornya (melambangkan bulan 8) Berjumlah 19 helai dibawah leher dan pada lehernya 45 helai (melambangkan tahun 1945) Kepala Burung garuda menoleh kesebelah kanan yang bermakna Bangsa Indonesia senantiasa bergerak maju kerah pembangunan . Pada dadanya tergantung perisai yang berbentuk jantung , melambangan keberanian dan kekuatan Bangsa indonesia. Perisai dengan gambar dari kiasan Pancasila adalah : Gambar Bintang ...
Gambar
seekor Antilop Johannesburg (AFP/ANTARA) – Para ilmuwan yang melakukan penggalian di taman nasional Namibia telah menemukan fosil seperti spons yang mereka katakan merupakan hewan pertama, sebuah penemuan yang akan mendorong munculnya kembali kehidupan satwa jutaan tahun yang lalu. Fosil berbentuk makhluk kecil itu ditemukan di Etosha National Park Namibia dan di berbagai situs lainnya di seluruh negeri dalam bebatuan yang berusia 760 dan 550 juta tahun, sebuah tim beranggotakan 10 peneliti internasional, hal ini diungkapkan dalam sebuah makalah yang diterbitkan South African Journal of Science. Itu berarti hewan, yang sebelumnya diperkirakan muncul 600 juta hingga 650 juta tahun yang lalu, telah muncul 100 juta hingga 150 juta tahun sebelumnya, kata para penulis. Hal itu juga berarti gumpalan berongga – berukuran setitik debu dan tertutup lubang yang memungkinkan cairan lolos dan keluar dari tubuh mereka – merupakan nenek moyang kita, kata rekan penulis Tony Prave, seorang ah...